Tampilkan postingan dengan label Pemrograman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemrograman. Tampilkan semua postingan

Tool atau Alat Penjebol jaringan

Apa tujuan menjebol jaringan wifi/wireless??? tentunya hanya satu yaitu ingin terkoneksi keinternet. Lalu mengapa mesti dijebol??? Karena jaringan wifi/wireless diproteksi sehingga tidak semua orang bisa terkoneksi ke jaringan wifi/wireless tersebut. Cara proteksi jaringan wifi ada beberapa macam :

1. Melalui password/kata kunci ketika ingin terkoneksi ke jaringan wifi/wireless.

2. Jaringan wireless/wifi tidak diberi password untuk konek pertama kali, tapi menggunakan suatu form untuk login, dimana hanya anggota terdaftar bisa masuk. Sistem inilah yang banyak ditemukan sekarang, wifi/wireless sistem voucher, dimana voucher ini berisi username dan password untuk digunakan login pada penyedia jaringan wifi/wireless tertentu.

3. Ada juga yang memakai sistem proteksi mac address yaitu hanya mac address yang terdaftar yang bisa terkoneksi ke internet.

Untuk sistem proteksi yang nomor 1 mungkin tidak begitu susah untuk menjebol, tinggal minta password kepada orang yang sebelumnya telah menggunakan jaringan itu. Dan biasanya password juga akan diganti berkala jadi untuk tetap bisa terkoneksi, maka kontrollah pergantian password yang dilakukan dengan mengajak kenalan si penyedia jaringan wifi/wireless, kalau perlu pacari salah satu karyawannya demi kelancaran passwordnya. hehehe. Tapi sistem proteksi seperti ini sudah jarang ditemukan tetapi masih ada.

Untuk sistem proteksi nomor 2 dan 3, kita tidak perlu memerlukan bantuan atau bertanya kepada orang lain, cukup menggunakan software untuk menjebol jaringan wireless/wifi tersebut. Dan ini sangat mudah menurut idam, karena idam sendiri berhasil melakukannya.

Software Pendukung untuk Menjebol Jaringan Wifi/Wireless 2012

1. NetCut (jalan di windows) ini berfungsi untuk merekam semua data komputer yang terkoneksi ke jaringan wifi/wireless tertentu bersamaan dengan proses koneksi yang kita lakukan. Data yang terekam seperti hostname, ip address, mac address dan ip default gateway. Download Netcut Disini

2. K-Mac (jalan di windows) ini berfungsi untuk mengubah mac address dari perangkat wifi/wireless di komputer kita. (tidak harus dipakai). Download K-Mac Disini

Berikut konsep dan langkah menjebol jaringan wireless/wifi 2012
Konsep yang diterapkan dalam menjebol jaringan wifi/wireless adalah konsep kloning mac adress, dimana mac address ini adalah alamat unik untuk setiap perangkat yang terpasang di komputer atau laptop. Sehingga kita akan men-kloning mac address komputer yang terkoneksi dengan normal ke jaringan wifi/wireless, dengan begitu, kita seakan-akan adalah dia yang sedang terkoneksi ke jaringan wifi, sehingga komputer kita, juga bisa mengakses internet.

Langkah Menjebol Jaringan Wifi/Wireless 2012
1. Aktifkan perangkat wireless di komputer

2. Jalankan netcut yang sudah diinstall, tampilan akan seperti dibawah ini

jebol wifi dengan netcut
3. Pilih salah satu dari banyak komputer yang sedang online, catat mac address. untuk alamat ip dan default gateway perlu proses khusus, karena jaringan wireless biasanya berbeda-beda dalam hal pengaturan ip dn default gateway, biasanya ada yang otomatis dan ada yang perlu pengaturan khusus dalam hal ini alamat ip, subnet mask dan default gateway diatur secara manual. Tapi semuanya akan terekam dalam netcut.

4. Sekarang kita akan menggunakan mac address di perangkat wireless komputer yang digunakan. Untuk perangkat wireless atheros tidak perlu menggunakan k-mac , untuk penggunakan wireless realtek seperti punya ical harus menggunakan k-mac untuk proses peng-apply-an mac address.

Dibawah ini cara bagi yang tidak menggunakan k-mac tapi menggunakan fasilitas windows.
- masuk ke wireless network connection properties, jendela seperti dibawah ini:
jebol wifi dengan cepat
- configure, klik tab advanced, akan muncul jendela seperti dibawah ini:
tips jebol wifi
- Untuk realtek, tidak akan dijumpai pada kolom property yaitu network address, tapi untuk atheros, akan menjumpai network address, klik itu, lalu pada jendela sebelah kanan "value" isikan mac address yang sudah dicatat, cara penulisan bersambung tanpa pemisah garis (-) atau titik dua (:). 

Untuk merek wireless lain yang tidak mendukung penggatian mac address melalui fasilitas windows bisa menggunakan K-MAC. Berikut cara pergantian mac address menggunakan K-MAC.
1. Wireless sudah aktif pastinya
2. Jalankan K-MAC (K-Mac merupakan software portable), tampilan seperti dibawah ini:
cara ganti mac address dengan cepat - k-mac
3. Pada network card pilih kartu jaringan wireless, 
4. Pada New Mac isikan mac address yang sudah dicatat (komputer korban kloning).
5. Klik apply, lalu restart wireless (ini untuk proses peng-apply-an mac address yang baru. 

Apabila sistem yang digunakan oleh jaringan wireless adalah sistem ip otomatis, tunggu hingga wireless mendapatkan ip sendiri. Dan kalau sudah terkoneksi, maka seharusnya sudah bisa mengakses internet. Dan apabila proses koneksi ke jaringan wireless sudah bagus dan mac address sudah diterapkan tetapi masih gagal mengakses internet itu menandakan jaringan wireless itu menerapkan sistem pengaturan alamat IP secara manual. Silahkan atur ip komputer dengan manual yang terpenting itu adalah ip default gateway (ikut dikomputer yang sudah terkoneksi ke jaringan wireless dimana ini terekam di netcut).

Beberapa kemungkinan yang bisa terjadi pada proses penjebolan jaringan wifi/wireless
  • Koneksi internet akan sedikit lambat dari koneksi yang sebenarnya karena terjadi proses pembagian BW (Bandwidth) antara mac address yang di kloning dan komputer sendiri.
  • Koneksi akan stabil, apabila si empu mac address sebenarnya itu off, jadi siasat saja, kapan waktu si Korban main kapan waktu si Korban off.
Read More

Praktikum Grafika Komputer Luminans Warna 9 Januari 2012

klik disini untuk download


Ilusi warna









Read More

Analisa Algoritma Sistem Perpustakaan


  • Peminjaman Buku
  1. Ambil buku yang dibutuhkan max 2 buku tidak boleh sama.
  2. Mengisi Kartu buku perpustakaan.
  3. Input data saya dan buku ke system peminjaman buku perpus.

  • Pengembalian Buku
  1. Input data saya dan buku
  2. Mengenbalikan

  • Keterlambatan
  1. 1 hari Rp. 200,00 perbuku

  • Menjadi Anggota
  1. Memberi Foto
  2. Mengisi Formulir data pribadi
  3. Membayar Rp. 3.000,00

  • Input Data Buku
  1. Stampel Perpustakaan
  2. Memasukkan data buku ke dalam system informasi perpus
  3. Cetak barcode buku
  4. Label buku
  5. Catalog buku
  6. Semua ditempel
  7. Disampul



Read More

Rangkaian dan contoh Gerbang Logika

klik disini untuk download
Read More

Himpunan dan Relasi


himpunan
Biasanya, nama himpunan ditulis menggunakan huruf besar, misalnya S, A, atau B, sementara elemen himpunan ditulis menggunakan huruf kecil (a, c, z). Cara penulisan ini adalah yang umum dipakai, tetapi tidak membatasi bahwa setiap himpunan harus ditulis dengan cara seperti itu. Tabel di bawah ini menunjukkan format penulisan himpunan yang umum dipakai.

Notasi
Contoh
Himpunan
Huruf besar
S
Elemen himpunan
Huruf kecil (jika merupakan huruf)
a
Kelas
Huruf tulisan tangan
Himpunan-himpunan bilangan yang cukup dikenal, seperti bilangan kompleks, riil, bulat, dan sebagainya, menggunakan notasi yang khusus.
Bilangan
Asli
Bulat
Rasional
Riil
Kompleks
Notasi
Simbol-simbol khusus yang dipakai dalam teori himpunan adalah:
Simbol
Arti
{} atau
Himpunan kosong
Operasi gabungan dua himpunan
Operasi irisan dua himpunan
, , ,
Subhimpunan, Subhimpunan sejati, Superhimpunan, Superhimpunan sejati
AC
Komplemen
Himpunan kuasa
Himpunan dapat didefinisikan dengan dua cara, yaitu:
  • Enumerasi, yaitu mendaftarkan semua anggota himpunan. Jika terlampau banyak tetapi mengikuti pola tertentu, dapat digunakan elipsis (...).
  • Pembangun himpunan, tidak dengan mendaftar, tetapi dengan mendeskripsikan sifat-sifat yang harus dipenuhi oleh setiap elemen himpuan tersebut.
Notasi pembangun himpunan dapat menimbulkan berbagai paradoks, contohnya adalah himpunan berikut:
Himpunan A tidak mungkin ada, karena jika A ada, berarti harus mengandung anggota yang bukan merupakan anggotanya. Namun jika bukan anggotanya, lalu bagaimana mungkin A bisa mengandung anggota tersebut.

Himpunan kosong

Himpunan {apel, jeruk, mangga, pisang} memiliki anggota-anggota apel, jeruk, mangga, dan pisang. Himpunan lain, semisal {5, 6} memiliki dua anggota, yaitu bilangan 5 dan 6. Kita boleh mendefinisikan sebuah himpunan yang tidak memiliki anggota apa pun. Himpunan ini disebut sebagai himpunan kosong.
Himpunan kosong tidak memiliki anggota apa pun, ditulis sebagai:

Relasi antar himpunan

Subhimpunan

Dari suatu himpunan, misalnya A = {apel, jeruk, mangga, pisang}, dapat dibuat himpunan-himpunan lain yang elemen-elemennya adalah diambil dari himpunan tersebut.
  • {apel, jeruk}
  • {jeruk, pisang}
  • {apel, mangga, pisang}
Ketiga himpunan di atas memiliki sifat umum, yaitu setiap anggota himpunan itu adalah juga anggota himpunan A. Himpunan-himpunan ini disebut sebagai subhimpunan atau himpunan bagian dari A. Jadi dapat dirumuskan:
B adalah himpunan bagian dari A jika setiap elemen B juga terdapat dalam A.
Kalimat di atas tetap benar untuk B himpunan kosong. Maka juga subhimpunan dari A.
Untuk sembarang himpunan A,
Definisi di atas juga mencakup kemungkinan bahwa himpunan bagian dari A adalah A sendiri.
Untuk sembarang himpunan A,
Istilah subhimpunan dari A biasanya berarti mencakup A sebagai subhimpunannya sendiri. Kadang-kadang istilah ini juga dipakai untuk menyebut himpunan bagian dari A, tetapi bukan A sendiri. Pengertian mana yang digunakan biasanya jelas dari konteksnya.
Subhimpunan sejati dari A menunjuk pada subhimpunan dari A, tetapi tidak mencakup A sendiri.

Superhimpunan

Kebalikan dari subhimpunan adalah superhimpunan, yaitu himpunan yang lebih besar yang mencakup himpunan tersebut.

Kesamaan dua himpunan

Himpunan A dan B disebut sama, jika setiap anggota A adalah anggota B, dan sebaliknya, setiap anggota B adalah anggota A.
atau
Definisi di atas sangat berguna untuk membuktikan bahwa dua himpunan A dan B adalah sama. Pertama, buktikan dahulu A adalah subhimpunan B, kemudian buktikan bahwa B adalah subhimpunan A.

Himpunan Kuasa

Himpunan kuasa atau himpunan pangkat (power set) dari A adalah himpunan yang terdiri dari seluruh himpunan bagian dari A. Notasinya adalah .
Jika A = {apel, jeruk, mangga, pisang}, maka :
{ { },
{apel}, {jeruk}, {mangga}, {pisang},
{apel, jeruk}, {apel, mangga}, {apel, pisang},
{jeruk, mangga}, {jeruk, pisang}, {mangga, pisang},
{apel, jeruk, mangga}, {apel, jeruk, pisang}, {apel, mangga, pisang}, {jeruk, mangga, pisang},
{apel, jeruk, mangga, pisang} }
Banyaknya anggota yang terkandung dalam himpunan kuasa dari A adalah 2 pangkat banyaknya anggota A.

Kelas

Suatu himpunan disebut sebagai kelas, atau keluarga himpunan jika himpunan tersebut terdiri dari himpunan-himpunan. Himpunan adalah sebuah keluarga himpunan. Perhatikan bahwa untuk sembarang himpunan A, maka himpunan kuasanya, adalah sebuah keluarga himpunan.
Contoh berikut, bukanlah sebuah kelas, karena mengandung elemen c yang bukan himpunan.

Kardinalitas

Kardinalitas dari sebuah himpunan dapat dimengerti sebagai ukuran banyaknya elemen yang dikandung oleh himpunan tersebut. Banyaknya elemen himpunan {apel,jeruk,mangga,pisang} adalah 4. Himpunan {p,q,r,s} juga memiliki elemen sejumlah 4. Berarti kedua himpunan tersebut ekivalen satu sama lain, atau dikatakan memiliki kardinalitas yang sama.
Dua buah himpunan A dan B memiliki kardinalitas yang sama, jika terdapat fungsi korespondensi satu-satu yang memetakan A pada B. Karena dengan mudah kita membuat fungsi yang memetakan satu-satu dan kepada himpunan A ke B, maka kedua himpunan tersebut memiliki kardinalitas yang sama.

Himpunan Denumerabel

Jika sebuah himpunan ekivalen dengan himpunan , yaitu himpunan bilangan asli, maka himpunan tersebut disebut denumerabel. Kardinalitas dari himpunan tersebut disebut sebagai kardinalitas .
Himpunan semua bilangan genap positif merupakan himpunan denumerabel, karena memiliki korespondensi satu-satu antara himpunan tersebut dengan himpunan bilangan asli, yang dinyatakan oleh .

Himpunan Berhingga

Jika sebuah himpunan memiliki kardinalitas yang kurang dari kardinalitas , maka himpunan tersebut adalah himpunan berhingga.

Himpunan Tercacah

Himpunan disebut tercacah jika himpunan tersebut adalah berhingga atau denumerabel.

Himpunan Non-Denumerabel

Himpunan yang tidak tercacah disebut himpunan non-denumerabel. Contoh dari himpunan ini adalah himpunan semua bilangan riil. Kardinalitas dari himpunan jenis ini disebut sebagai kardinalitas . Pembuktian bahwa bilangan riil tidak denumerabel dapat menggunakan pembuktian diagonal.
Himpunan bilangan riil dalam interval (0,1) juga memiliki kardinalitas , karena terdapat korespondensi satu-satu dari himpunan tersebut dengan himpunan seluruh bilangan riil, yang salah satunya adalah .

Fungsi Karakteristik

Fungsi karakteristik menunjukkan apakah sebuah elemen terdapat dalam sebuah himpunan atau tidak.
Jika maka:
χA(apel) = 1
χA(durian) = 0
χA(utara) = 0
χA(pisang) = 1
χA(singa) = 0
Terdapat korespondensi satu-satu antara himpunan kuasa dengan himpunan dari semua fungsi karakteristik dari S. Hal ini mengakibatkan kita dapat menuliskan himpunan sebagai barisan bilangan 0 dan 1, yang menyatakan ada tidaknya sebuah elemen dalam himpunan tersebut.

Representasi Biner

Jika konteks pembicaraan adalah pada sebuah himpunan semesta S, maka setiap himpunan bagian dari S bisa dituliskan dalam barisan angka 0 dan 1, atau disebut juga bentuk biner. Bilangan biner menggunakan angka 1 dan 0 pada setiap digitnya. Setiap posisi bit dikaitkan dengan masing-masing elemen S, sehingga nilai 1 menunjukkan bahwa elemen tersebut ada, dan nilai 0 menunjukkan bahwa elemen tersebut tidak ada. Dengan kata lain, masing-masing bit merupakan fungsi karakteristik dari himpunan tersebut. Sebagai contoh, jika himpunan S = {a, b, c, d, e, f, g}, A = {a, c, e, f}, dan B = {b, c, d, f}, maka:
Himpunan Representasi Biner
---------------------------- -------------------
a b c d e f g
S = { a, b, c, d, e, f, g } --> 1 1 1 1 1 1 1
A = { a, c, e, f } --> 1 0 1 0 1 1 0
B = { b, c, d, f } --> 0 1 1 1 0 1 0
Cara menyatakan himpunan seperti ini sangat menguntungkan untuk melakukan operasi-operasi himpunan, seperti union, interseksi, dan komplemen, karena kita tinggal menggunakan operasi bit untuk melakukannya.
  • Operasi gabungan setara dengan A or B
  • Operasi irisan setara dengan A and B
  • Operasi komplemen AC setara dengan not A
Representasi himpunan dalam bentuk biner dipakai oleh kompiler-kompiler Pascal dan juga Delphi.


Relasi

Definisi

Jika terdapat himpunan A dan himpunan B (A bisa sama dengan B), maka relasi R dari A ke B adalah subhimpunan dari A×B.

[ ] Relasi dan fungsi proposisi

Sebuah relasi dapat dikaitkan dengan sebuah fungsi proposisi atau kalimat terbuka yang himpunan penyelesaiannya tidak lain adalah relasi tersebut.
Sebagai contoh, pandang himpunan B = { apel, jeruk, mangga, pisang } dengan himpunan W = { hijau, kuning, orange}. Suatu relasi R dari A ke B didefinisikan sebagai R = {(apel, hijau), (jeruk, orange), (mangga, hijau), (pisang, kuning)}. Terdapat fungsi proposisi w(x, y) = "x berwarna y", yang himpunan penyelesaiannya adalah {(apel, hijau), (jeruk, orange), (mangga, hijau), (pisang, kuning)}, yang tidak lain adalah relasi R.

[ ] Relasi A×A

Sebuah relasi A×A, yaitu relasi dari himpunan A kepada A sendiri, dapat memiliki sifat-sifat berikut:
  • Refleksif
  • Irefleksif
  • Simetrik
  • Anti-simetrik
  • Transitif
Kita menyebut relasi R dari A kepada A sebagai relasi R dalam A.

[ ] Relasi Refleksif

Sebuah relasi R dalam A disebut memiliki sifat refleksif, jika setiap elemen A berhubungan dengan dirinya sendiri.
atau
Contoh relasi yang memiliki sifat seperti ini adalah relasi “x selalu bersama y.”, dengan x dan y adalah anggota himpunan seluruh manusia. Jelas sekali bahwa setiap orang pasti selalu bersama dengan dirinya sendiri.

[ ] Relasi Irefleksif

Relasi R dalam A disebut memiliki sifat irefleksif, jika setiap elemen A tidak berhubungan dengan dirinya sendiri.
atau
Contoh relasi irefleksif adalah relasi “x mampu mencukur rambut y dengan rapi sempurna.”, dengan x dan y adalah setiap pemotong rambut. Diandaikan bahwa setiap orang hanya dapat mencukur rambut orang lain dengan rapi sempurna, maka relasi ini adalah irefleksif, karena tidak ada seorang tukang cukur a yang mampu mencukur rambutnya sendiri.
Contoh lain dalam himpunan bilangan bulat adalah, relasi < dan > adalah irefleksif.

[ ] Relasi Simetrik

Relasi R dalam A disebut memiliki sifat simetrik, jika setiap pasangan anggota A berhubungan satu sama lain. Dengan kata lain, jika a terhubung dengan b, maka b juga terhubung dengan a. Jadi terdapat hubungan timbal balik.
atau
Sebuah relasi “x + y genap” adalah relasi simetrik, karena untuk sembarang x dan y yang kita pilih, jika memenuhi relasi tersebut, maka dengan menukarkan nilai y dan x, relasi tersebut tetap dipenuhi. Misalnya untuk pasangan (5, 3) relasi tersebut dipenuhi, dan untuk (3, 5) juga.

[ ] Relasi Anti-simetrik

Jika setiap a dan b yang terhubung hanya terhubung salah satunya saja (dengan asumsi a dan b berlainan), maka relasi macam ini disebut relasi anti-simetrik.
atau
Dalam kebanyakan literatur biasanya ditulis sebagai kontraposisinya seperti di bawah ini. Keuntungan bentuk ini adalah tidak mengandung negasi, dan hanya mengandung satu implikasi.
atau
Relasi bersifat anti-simetrik, karena mengakibatkan . Demikian juga jika ada p dan q yang terhadap mereka berlaku dan berarti p = q.

[ ] Relasi Transitif

Sebuah relasi disebut transitif jika memiliki sifat, jika a berhubungan dengan b, dan b berhubungan dengan c, maka a berhubungan dengan c secara langsung.
atau
Sebagai contoh, relasi dua transitif. Misalnya untuk 5, 6, dan 7, berlaku 5 < 6, 6 < 7, dan 5 < 7.

[ ] Relasi khusus

[ ] Relasi Ekivalen

Sebuah relasi disebut sebagai relasi ekivalen jika relasi tersebut bersifat:
  • Refleksif
  • Simetrik, dan
  • Transitif
Relasi ekuivalen memiliki hubungan erat dengan partisi, yang merupakan alasan mengapa partisi dari sebuah himpunan disebut kelas ekivalen atau kelas kesetaraan.

[ ] Orde Parsial

Orde parsial adalah relasi yang bersifat:
  • Refleksif
  • Anti-simetrik, dan
  • Transitif
Relasi dari himpunan A ke himpunan B adalah pemasangan anggota-angggota himpunan A dengan anggota-anggota himpunan B.
Relasi dapat dinyatakan dengan 3 cara, yaitu :
l. Diagaram panah
2.Himpunan pasangan berurutan
3.Diagram Cartesius

Contoh :
Via: aku senang permen dan coklat
Andre: aku senang coklat dan es krim
Ita: aku suka es krim
Dari contoh di atas dapat dibuat dua himpunan, yaitu :
-Himpunan A adalah himpunan nama orang
A = { Via, Andre, Ita }
-Himpunan B adalah himpunan makanan kesukaan
B = { es krim, coklat, permen }

Relasi dari himpunan A ke himpunan B adalah "makanan kesukaan" dan dapat dinyatakan dengan :
a.Diagram panah

b.Himpunan pasangan berurutan

{ (Via,permen) , (Via,coklat) , (Andre,coklat) , (Andre,es krim) , (Ita,es krim)}

c. Diagram Cartesius
Latihan 1
1.Ria, Budi, dan Edy gemar bermain bulu tangkis. Eko dan Andi gemar bermain bola basket.
Ali gemar bermain bulu tangkis dan bola basket.
a. Jika A adalah himpunan nama anak dan B adalah himpunan permainan, maka :
Tunjukkanlah relasi di atas dengan diagram panah!
b. Nyatakanlah relasi tersebut dengan himpunan pasangan berurutan

2. Perhatikan gambar di bawah ini!
Tuliskanlah relasi/hubungan dari himpunan P ke himpunan Q!

  1. Relasi pada diagram cartesius di samping dapat dinyatakan dengan himpunan pasangan berurutan, yaitu …


Diagram panah dari relasi tersebut adalah …




4.{ (3,4), (3,5), (4,4), (5,6), (6,5), (6,6) } adalah himpunan pasangan berurutan dari suatu relasi.
a. Anggota himpunan pertama adalah …
b. Anggota himpunan kedua adalah …

5.Perhatikan gambar di. bawah ini. Sebutkan nama relasi dari himpunan A ke himpunan B



  1. Perkalian Cartesius (x)

Notasi : A x B = {(a,b) | a A, b B}

= himpunan dari semua pasangan terurut (a,b) yang memenuhi syarat a A dan b B.
  1. Fungsi Proposisi
Definisinya pada perkalian himpunan A dan B adalah P(x,y) yang mengandung sifat :
untuk P(a,b) dimana a dan b disisipkan untuk variabel x dan y pada P(x,y) bernilai benar saja atau salah saja untuk sebarang pasangan (a,b) A x B
contoh :
  1. P(x,y) = “ x bermain di y” adalah fungsi proposisi pada A x B dengan A adalah himpunan pemain sepakbola dan B adalah klub sepakbola
Proposisi yang dapat dibuat :
-. Andrey Shevchenko bermain di AC Milan (benar)
-. David Beckham bermain di MU (benar)
-. Luis Figo bermain di PSS (salah)

  1. Relasi
Relasi adalah proposisi yang bernilai benar
Notasi R = (A, B, P(x,y))

A

1
2
3
4

B


1
2
3
4






Relasi refleksif
R= (A, A, P(x,y)); jhj setiap anggota himpunan A berelasi dengan dirinya sendiri
R ={(1,1),(2,2),(3,3),(4,4)}

Relasi Nonrefleksif
R= (A, A, P(x,y)); jhj ada anggota himpunan A yang tidak berelasi dengan dirinya sendiri
R ={(1,1),(2,2),(2,3),(3,3),(4,4)}

Relasi Irrefleksif
R = (A, A, P(x,y)); jhj setiap anggota himpunan A tidak berelasi dengan dirinya sendiri
R = {(1,2),(2,3),(3,4),(4,1)}

Relasi Simetris
R = (A, A, P(x,y)); jhj untuk setiap 2 anggota himpunan A (a,b A), jika a berelasi dengan b, maka b juga berelasi dengan a
R = {(1,2),(2,3),(3,2),(2,1)}

Relasi Nonsimetris
R = (A, A, P(x,y)); jhj ada 2 anggota himpunan A yang jika a berelasi dengan b tetapi b tidak berelasi dengan a

R = {(1,2),(1,4),(2,3),(3,2),(4,1)}


Relasi Asimetris
R = (A, A, P(x,y)); jhj ada 2 anggota himpunan A yang jika a berelasi dengan b maka b tidak berelasi dengan a
R = {(1,2),(1,4),(2,3),(4,3)}

Relasi Antisimetris
R = (A, A, P(x,y)); jhj untuk 2 anggota himpunan A jika (a,b) A dan (b,a) B, maka a=b.
NB: jika a b maka mungkin a berhubungan dengan b atau d berhubungan dengan a tetapi tidak kedua-duanya.
R = { (1,2),(1,4),(2,3),(2,4)}

Relasi Transitif
R = (A, A, P(x,y)); jhj untuk setiap 3 anggota himpunan A, (a,b,c A) jika a berelasi dengan b, berelasi dengan c maka a juga berelasi dengan c
R = {(1,2),(2,3),(1,3)}




Relasi Nontransitif
R = (A, A, P(x,y)); jhj untuk ada 3 anggota himpunan A, (a,b,c A) jika a berelasi dengan b, berelasi dengan c maka a tidak berelasi dengan c

R = {(1,2),(2,3),(3,4)}


Relasi Intransitif
R = (A, A, P(x,y)); jhj untuk setiap 3 anggota himpunan A, (a,b,c A) jika a berelasi dengan b, berelasi dengan c maka a tidak berelasi dengan c

Misal E = {1,2,3}

R = {(1,2),(2,3),(2,5),(3,4),(5,7)}
Relasi di atas bukan intransitif karena :
-.(1,2) R dan (2,3) R, tetapi (1,3) R
-.(1,2) R dan (2,5) R, tetapi (1,5) R
-.(2,3) R dan (3,4) R, tetapi (2,4) R
-.(2,5) R dan (5,7) R, tetapi (2,7) R

Relasi yang intransitif dari himpunan A
R = {(1,2),(2,3),(1,4)}

Relasi Ekivalen
R = (A, A, P(x,y)); jhj
  1. R adalah relasi refleksif, (untuk setiap 1 A, (a,a) R)
  2. R adalah relasi simetris, jika (a,b) R, maka (b,a) R)
  3. R adalah relasi transitif, jika (a,b) R, dan (b,c) R maka (a,c) R)
Relasi
Relasi dari himpunan A ke himpunan B adalah pemasangan anggota-angggota himpunan A dengan anggota-anggota himpunan B.
Relasi dapat dinyatakan dengan 3 cara, yaitu :
l. Diagaram panah
2.Himpunan pasangan berurutan
3.Diagram Cartesius

Contoh :
Via: aku senang permen dan coklat
Andre: aku senang coklat dan es krim
Ita: aku suka es krim

Dari contoh di atas dapat dibuat dua himpunan, yaitu :
-Himpunan A adalah himpunan nama orang
A = { Via, Andre, Ita }
-Himpunan B adalah himpunan makanan kesukaan
B = { es krim, coklat, permen }

Relasi dari himpunan A ke himpunan B adalah "makanan kesukaan" dan dapat dinyatakan dengan :
a.Diagram panah

b.Himpunan pasangan berurutan

{ (Via,permen) , (Via,coklat) , (Andre,coklat) , (Andre,es krim) , (Ita,es krim)}

c. Diagram Cartesius
Latihan 1
1.Ria, Budi, dan Edy gemar bermain bulu tangkis. Eko dan Andi gemar bermain bola basket.
Ali gemar bermain bulu tangkis dan bola basket.
a. Jika A adalah himpunan nama anak dan B adalah himpunan permainan, maka :
Tunjukkanlah relasi di atas dengan diagram panah!
b. Nyatakanlah relasi tersebut dengan himpunan pasangan berurutan

2. Perhatikan gambar di bawah ini!
Tuliskanlah relasi/hubungan dari himpunan P ke himpunan Q!

  1. Relasi pada diagram cartesius di samping dapat dinyatakan dengan himpunan pasangan berurutan, yaitu …


Diagram panah dari relasi tersebut adalah …




4.{ (3,4), (3,5), (4,4), (5,6), (6,5), (6,6) } adalah himpunan pasangan berurutan dari suatu relasi.
a. Anggota himpunan pertama adalah …
b. Anggota himpunan kedua adalah …

5.Perhatikan gambar di. bawah ini. Sebutkan nama relasi dari himpunan A ke himpunan B

Read More