Jumat, 07 September 2012

BAHASA PEMROGRAMAN



Macam - Macam Bahasa Pemrograman

Diposkan oleh Noel Christianto di 1:50 PM
  1. Bahasa C

    Sejarah

    Bahasa C merupakan perkembangan dari bahasa BCPL yang dikembangkan oleh Martin Richards pada tahun 1967. Selanjutnya bahasa ini memberikan ide kepada Ken Thompson yang kemudian mengembangkan bahasa yang disebut bahasa B pada tahun 1970. Perkembangan selanjutnya dari bahasa B adalah bahasa C yang diciptakan oleh Dennis Ricthie & W. Kerninghan tahun 1972 di Bell Telephone Laboratories Inc (Sekarang adalah AT & T Bell Laboratories).

    Aplikasi bahasa C :


    -Bahasa C pertama kali digunakan di Komputer Digital Equipment Corporation PDP-11 yang menggunakan system operasi UNIX.
    -Bahasa C juga digunakan untuk menyusun operasi Linux.
    -Banyak bahasa pemrogaman popular seperti PHP dan Java menggunakan sintaks dasar mirip bahasa C.
    Kelebihan :

    -Bahasa C tersedia hampir di semua jenis komputer.
    -Kode bahasa C sifatnya adalah portable dan fleksible untuk semua jenis computer.
    -Bahasa C hanya menyediakan sedikit kata-kata kunci, hanya terdapat 32 kata kunci.
    -Proses executable program bahasa C lebih cepat.
    -Dukungan pustaka yang banyak.
    -C adalah bahasa yang terstruktur.
    -Bahasa C termasuk bahasa tingkat menengah.
    Kekurangan Bahasa C :
    -Banyaknya operator serta fleksibilitas penulisan program kadang - kadang membingungkan pemakai.
    -Bagi pemula pada umumnya akan kesulitan menggunakan Pointer.
    -Desain kurang menarik

2. Bahasa Pascal

Sejarah

Pascal dibuat pertama kali oleh Prof. Niklaus Wirth, seorang anggota International Federation of Information Processing (IFIP) pada tahun 1971. Pascal berasal dari nama matematikawan yaitu Blaise Pascal. Pascal digunakan untuk mengenalkan pemrograman terstruktur.
Aplikasi Bahasa Pascal

-Pascal dipakai sebagai landasan pembuatan kode perangkat lunak Delphi (berbasis Windows).
-Pascal dipakai sebagai landasan pembuatan kode perangkat lunak Kylix (berbasis Linux).
Kelebihan :

-Tipe data standar, tipe-tipe data standar yang telah tersedia bahasa pemrogaman. Pascal memiliki tipe data standar Boolean, integer, char, real, string.
-User defined data types, programmer dapat membuat tipe data lain yang diturunkan dari tipe data standar.
-Strongly-typed, programmer harus menentukan tipe data dari suatu variable dan variable tersebut tidak dapat dipergunakan untuk menyimpan tipe data selain format yang ditentukan.
-Terstruktur, memiliki sintaks yang memungkinkan penulisan program dipecah menjadi fungsi-fungsi kecil (procedur dan function) yang dapat dipergunakan berulang-ulang.
-Sederhana dan ekspresif, memiliki struktur yang sederhana dan sangat mendekati bahasa manusia (bahasa inggris) sehingga mudah dipelajari dan dipahami.
Kekurangan bahasa Pascal :

-Versi awal Pascal kurang cocok untuk aplikasi bisnis karena dukungan basis data yang terbatas.
-Sintaks Pascal terlalu bertele-tele.
-Tidak mendukung pemrograman berorientasi objek.
-Pascal tidak fleksibel dan banyak kekurangan yang dibutuhkan untuk membuat aplikasi yang besar.
3. Bahasa Basic

Sejarah

BASIC adalah beginner all-purpose symbolic instruction code dikembangkan tahun 1965 di Darmouth College oleh John Kemeny dan Thomas Kurtz. Awalnya ditujukan untuk pengajaran dasar pemrogaman komputer.
Aplikasi bahasa Basic

-Landasan pemrograman Visual Basic dan visual Basic for application.
-Bahasa pemrograman pada banyak produk Microsoft seperti untuk administrasi dan otomatisasi batch Script, WindowScript house.
-Untuk pembuatan program kid Basic, FreeBasic, dan Gambas.
Kelebihan :

-Bahasa Basic tergolong bahasa serbaguna dan dapat digunakan di aplikasi apa saja.
Kekurangan :

-Bahasanya kurang terstruktur.
-Tidak cocok untuk membuat aplikasi besar.
-Sintaksnya penuh dengan GOTO yang menyesatkan.
-Bahasa ini merupakan bahasa yang primitif di era DOS.
4. Bahasa C++

Sejarah

Bahasa C++ diciptakan oleh Bjarne Stroustrup tahun 1983 di Lab Bell. C++ merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek menggunakan kaidah bahasa C.
Aplikasi bahasa C++

-Sebagai bahasa pemrograman di Windows, UNIX, Linux.
-Visual C++ dapat dibuat aplikasi apa saja seperti database.
-Bahasa untuk pembuatan system operasi, game, system kendali, pembuatan aplikasi.
-Untuk membuat bahasa baru atau membuat compiler bahasa baru.
-Untuk menulis komponen dan file-file pustaka bahasa lain.
Kelebihan :

-Merupakan induk dari bahasa pemrograman perl, php, Phyton, visual Basic, gambas, Java, C#.
-Compiler bahasa C++ terdapat di semua platform.
-Untuk pengembangan visual dijejali dengan platform yang sangat banyak seperti OWL, MFC, Cocoa, QT, GTK, dll.
-Merupakan pemrograman berorientasi objek.
Kekurangan:

-Bahasa ini cukup sulit untuk dipelajari dan dipahami.
-Banyaknya operator serta fleksibilitas penulisan program kadang - kadang membingungkan pemakai.
-Bagi pemula pada umumnya akan kesulitan menggunakan Pointer.
5. Bahasa Cobol

Sejarah

COBOL diciptakan pada tahun 1959. Bahasa COBOL pertama kali diperkenalkan secara resmi atau formal pada bulan Januari 1960.
Versi dari bahasa COBOL ini disebut dengan COBOL-60. Dan diperbaharui pada tahun 1965. Bila suatu bahasa komputer tidak standar, dalam arti banyak versinya, maka menyulitkan pemakai untuk menerapkannya, pemakai harus menyesuaikan versi dari COBOL yang dipakai oleh komputer tertentu. Untuk mengatasi masalah hal ini, pada tahun 1968 dan 1974 bahasa COBOL dikembangkan dan disempurnakan lebih lanjut dan distandardisasikan dengan nama ANSI COBOL (American National Standards Institute ). ANSI COBOL ini yang sekarang banyak diterapkan oleh sejumlah pabrik-pabrik komputer. Dengan adanya standardisasi, pemakai tidak terlalu sulit menggunakan bahasa COBOL versi yang berbeda, karena inti dari bahsa ini sama.
Aplikasi bahasa COBOL


-Untuk membuat aplikasi bisnis
-Untuk pengolahan data dan database
Kelebihan :

-Program COBOL dibuat dalam instruksi bahasa inggris, sehingga lebih mudah dipelajari dan dibuat.
-Program COBOL sesuai untuk pengolahan data yang banyak diterapkan pada permasalahan.
-Program COBOL sifatnya standard, sehingga dapat dipergunakan pada komputer-komputer yang berbeda, tanpa banyak perbedaan.
-Struktur program COBOL jelas, sehingga dapat dimengerti oleh orang seperti akuntan, auditor, atau manajer-manajer yang hanya mempunayai pengetahuan pengolahan data yang sedikit.
-COBOL menyediakan fasilitas Listing Program, bilamana perlu dapat diperiksa oleh orang lain selain programmer.
-Mudah didokumentasikan dan dikembangkan bilamana perlu
-Problem Orientad Language
Kekurangan :

-Operasi masukan dan keluaran yang masih kaku.
-Struktur penulisan program yang sangat kaku dan bertele-tele.
6. Bahasa Java

Sejarah

Java mulai dirilis pada tahun 1990 sebagai bahasa program yang disebut Oak, kemudian Sun MicroSystem mendirikan kelompok kerja yang terdiri atas para programmer handal untuk membuat produk dan memperluas pasar Sun. Oak di desain pertama kali untuk personal digital assistance yang disebut *7 yang akan dipasarkan Sun dengan fasilitas

Graphical User Interface.
Ternyata *7 tidak pernah dipasarkan dan secara kebetulan Sun membentuk suatu perusahaan yang disebut Firstperson untuk mengembangkan *7 dalam bentuk TV set-top boxes untuk televisi interaktif. Karena persaingan begitu ketat akhirnya prospek TV interaktif menurun dan akhirnya Oak tidak laku di pasaran. Akan tetapi FirstPerson dan Oak mengalami kegagalan. bermunculan para perintis internet khususnya World Wide Web seperti Netscape membuat software yang memungkinkan terjadinya koneksi antara internet dengan www.sun.com akhirnya menyadari bahwa Oak memiliki kemungkinan besar untuk membuat jalur akses ke dunia Web. Tidak lama kemudian Oak diluncurkan di Internet dengan nama baru yaitu, Java. Sekarang, Java masih dalam taraf pengembangan dan sudah mempengaruhi arah pemrogaman komputer dan internet. Bahasa pemrograman Java dirilis secara gratis di Internet dan Sun memberikan lisensi penuh terhadap implementasi Java dan segala komponennya untuk digunakan di berbagai vendor software Internet dengan harapan supaya dapat menciptakan standard pemrogaman Web.
Aplikasi Bahasa Java

-Pemrograman jaringan.
-Pembuatan aplikasi berbasis Windows.
-Program untuk membuat Web.
Kelebihan :

-Sederhana dan ampuh, Java menyediakan sarana untuk membuat program (applet) yang berjalan pada Web browser. Programmer dapat menggunakan applet kecil yang aman, dinamik, lintas platform, aktif dan siap dijalankan di jaringan.
-Aman, Java dirancang dengan konsep keamanan internet.
-Berorientasi objek, Java tidak diturunkan bahasa pemrogaman manapun. Java memiliki keseimbangan yang menyediakan mekanisme peng-class-an sederhana dengan model antarmuka dinamik yang intuitif hanya jika diperlukan.
-Kokoh, Java membatasi programmer dengan memberi kunci supaya progamer dapat menemukan kesalahan lebih cepat saat mengembangkan program.
-Interaktif, Java dirancang untuk menciptakan program jaringan yang interaktif.
-Netral terhadap berbagai arsitektur, Java mampu berjalan dalam platform apapun seperti PC, UNIX, Macintosh, dll.
-Terinterpretasi dan berkinerja tinggi, Java melengkapi keajaiban lintas platform yang luar biasa dengan kompilasi ke dalam representasi langsung yang disebut Java code byte yang dapat diterjemahkan oleh system apapun yang memiliki Java interpreter dan Java virtual machine.
-Mudah dipelajari karena bersifat sederhana.
-Mendukung koneksi ke database.
Kekurangan :

-Java memiliki kecepatan yang kurang dari bahasa C ++
-Implementasi J2ME tidak global. Misalnya, J2ME untuk Motorola dengan J2ME untuk Sony Ericson tidak sama. Berbeda lagi J2ME untuk Nokia. Setiap produk selalu mempunyai modul tersendiri yang dinilai aneh penerapannya dan harus di-compile dengan modul yang berbeda-beda.
-Java memakan banyak memori computer.
-Java merupakan bahasa yang kompleks dan susah dipelajari.
-Program yang dibuat oleh bahasa ini lebih lambat disbanding program yang dibuat dengan bahasa lain seperti C atau C++.

7. Bahasa PHP
Sejarah
PHP adalah bahasa Pemrogaman Web atau scripting language yang didesain untuk Web. PHP dibuat pertama kali oleh Rasmus Lerdford untuk menghitung jumlah pengunjung pada homepagenya pada akhir tahun 1994. PHP terus berkembang dari PHP 1 yang ditulis ulang Rasmus dalam bahasa C pada tahun 1995 sampai PHP 4 yang diluncurkan tanggal 22 Mei 2000.
Aplikasi Bahasa PHP
-PHP digunakan sebagai landasan operasi pada pemrogaman jaringan berbasis Web.
-PHP digunakan juga untuk pemrogaman database.
-PHP digunakan untuk membuat aplikasi Web
Kelebihan:
-PHP menjadi popular karena kesederhanaannya dan kemampuannya dalam menghasilkan berbagai aplikasi Web seperti counter, system artikel/ CMS, e-commerce, bulletin board, dll.
-PHP adalah salah satu bahasa server-side yang didesain khusus untuk aplikasi Web.
-PHP termasuk dalam Open Source Product dan telah mencapai versi 4.
-Aplikasi PHP cukup cepat dibandingkan dengan aplikasi CGI dengan Perl atau Phyton bahkan lebih cepat disbanding dengan ASP maupun Java dalam berbagai aplikasi Web.
-Tersedia baik di Windows maupun Linux, walau saat ini paling efektif di Web server Apache dan OS Linux.
-Sintaks mirip C dan mudah dipelajari.
-Komunitas yang ramai dan saling membantu, seperti di diskusiWeb.com, phpbuilder.com, phpindo.com, dll.
-Berbagai script atau aplikasi yang gratis telah tersedia.

Kekurangan :
-Tidak detail untuk pengembangan skala besar.
-Tidak memiliki system pemrogaman berorientasi objek yang sesungguhnya.
-Tidak bisa memisahkan antara tampilan dengan logic dengan baik.
-PHP memiliki kelemahan security tertentu apabila programmer tidak jeli dalam melakukan pemrogaman dan kurang memperhatikan isu konfigurasi PHP.
-Kode PHP dapat dibaca semua orang, dan kompilasi hanya dapat dilakukan dengan tool yang mahal dari Zend.
8. Bahasa Ruby
Sejarah
Ruby adalah bahasa pemrogaman scripting yang berorientasi objek. Tujuan dari Ruby adalah menggabungkan kelebihan dari semua bahasa pemrogaman scripting yang ada di dunia. Ruby ditulis dengan bahasa C dengan kemampuan dasar seperti Perl dan Phyton.
Ruby pertama kali dibuat oleh seorang programmer Jepang bernama Yukihiro Matsumoto. Penulisan Ruby dimulai pada February 1993 dan pada Desember 1994 dirilis versi alpha dari Ruby. Pada awal perkembangan Ruby, Yukihiro meulis Ruby sendiri sampai pada tahun 1996 terbentuk komunitas Ruby yang banyak mengkontribusikan Ruby.
Aplikasi bahasa Ruby
-Implementasi besar Ruby pada JRuby dan Rubinius.
-Ruby dapat diterapkan pada teknologi Asynchronous JavaScript dan XML (AJAX).
-Ruby on Rails untuk membuat framework Web.
Kelebihan :
-Sintaks sederhana.
-Memiliki Exception Handling yang baik.
-OOP.
-Single inheritance.
-Didukung oleh OS Linux, Windows, MacOS X, OS/2, BeOs, dan Unix.
-Merupakan bahasa pemrograman scripting yang berorientasi objek.
-Memiliki garbage collector yang secara otomatis akan menghapus informasi tak terpakai dari memori.

Kekurangan :

-Multithreading. Implementasi thread di Ruby masih berupa green thread, bukan native thread. Hal ini membuat aplikasi GUI (desktop) dengan background thread tidak mungkin diimplementasikan di Ruby.
-Virtual Memory, Ruby masih fully interpreted sehingga program Ruby cenderung lebih lambat.
-Spesifikasi Ruby (syntax, behaviour, dll) adalah implementasi Ruby yang asli dari Matz.
-IDE. Saat ini kualitas IDE untuk Ruby masih jauh daripada .net dan Java. Tapi dengan bermunculnya IDE Ruby yang dibuat dengan Java.net, kondisinya agak berubah. Tapi karena Ruby bahasa yang sangat dinamis, sulit untuk bisa mendapatkan informasi secara lengkap mengenai struktur sebuah program Ruby secara statis.
9. Bahasa PROLOG

Sejarah
Prolog (Programmation en logique) adalah bahasa pemrograman logika atau bahasa non-prosedural. Bahasa ini diciptakan oleh Alain Colmerauer dan Robert Kowalski sekitar tahun 1972 dalam upaya untuk menciptakan suatu bahasa pemrograman untuk aplikasi kecerdasan buatan. Bahasa ini menjadi popular semenjak Jepang mengumumkan pada tahun 1981 bahwa jepang akan menggunakannya sebagai basis komputer “generasi kelima”.
Aplikasi bahasa Prolog
-Bahasa pemrograman Artificial Intellegence dan robot.
-Bahasa pemrograman komputer generasi kelima.
-PROLOG banyak digunakan dalam aplikasi pembuatan bahasa alami, penulisan compiler, penambahan ilmu pada sistem pakar dan purwarupa (prototype) perangkat lunak.
-Bagus untuk menulis sistem pakar dan knowledge based system.
Kelebihan :
-Berbeda dengan bahasa pemrograman yang lain, yang menggunakan algoritma konvensional sebagai teknik pencariannya seperti pada Delphi, Pascal, Basic, COBOL dan bahasa pemrograman yang sejenisnya, maka Prolog menggunakan teknik pencarian yang di sebut heuristik (heutistic) dengan menggunakan pohon logika.
-Melakukan komputasi rumit pada data yang kompleks.
-Mengekpresikan algoritma dengan baik.
-Mengalokasikan memori secara dinamis sehingga programmer tidak harus mendeklarasikan ukuran sebuah struktur data sebelum membuatnya.
-Mengembangkan dan memodifikasi dirinya sendiri sehingga sebuah program dapat “belajar” melalui informasi yang didapat selama program dijalankan.
-PROLOG mempunyai Automated Reasoning Procedure (Prosedur Sebab - Akibat Otomatis) yang disebut Inference Engine (Inference = Proses Pengambilan Kesimpulan) yang sudah built-in didalamnya. Akibatnya, program yang menggunakan logika sebab - akibat jadi lebih mudah ditulis dalam PROLOG.
Kekurangan :
-Pemborosan dalam pengalokasian memory sehingga program berjalan menjadi lambat.
10. Bahasa Phyton
Sejarah
Bahasa pemrograman ini dibuat oleh Guido van Rossum dari Amsterdam, Belanda. Pada awalnya, motivasi pembuatan bahasa pemrograman ini adalah untuk bahasa Script tingkat tinggi pada sistem operasi terdistribusi Amoeba. Bahasa pemrograman ini menjadi umum digunakan untuk kalangan engineer seluruh dunia dalam pembuatan perangkat lunaknya, bahkan beberapa perusahaan menggunakan python sebagai pembuat perangkat lunak komersial.
Python merupakan bahasa pemrograman yang freeware atau perangkat bebas dalam arti sebenarnya, tidak ada batasan dalam penyalinannya atau mendistribusikannya. Lengkap dengan source codenya, debugger dan profiler, antarmuka yang terkandung di dalamnya untuk pelayanan antarmuka, fungsi sistem, GUI (antarmuka pengguna grafis), dan basis datanya. Python dapat digunakan dalam beberapa sistem operasi, seperti kebanyakan sistem UNIX, PCs (DOS, Windows, OS/2), Macintosh, dan lainnya. Pada kebanyakan sistem operasi linux, bahasa pemrograman ini menjadi standarisasi untuk disertakan dalam paket distribusinya.
Aplikasi bahasa Phyton
-Perangkat bantu shell untuk tugas - tugas sistem administrator, program baris perintah.
-Kerja bahasa ekstensi. Antarmuka untuk pustaka C/C++, kustomisasi.
-Pembuatan prototipe secara cepat/pembuatan sistem aplikasi. Prototipe yang dapat dibuang atau sesuai dengan permintaan.
-Modul berdasarkan bahasa pemrograman. Pengganti dari penulisan parser khusus.
-Antarmuka GUI API sederhana dan canggih.
-Pengaksesan basisdata. Penyimpanan objek tetap, antarmuka sistem SQL.
-Pemrograman terdistribusi. Penggunaan API mekanisme client/server terintegrasi.
-Script internet. Script CGI, antarmuka HTTP, Aplet WWW, dan lainnya.
Kelebihan :
-Tidak ada tahapan kompilasi dan penyambungan (link) sehingga kecepatan perubahan pada masa pembuatan system aplikasi meningkat.
-Tidak ada deklarasi tipe sehingga program menjadi lebih sederhana, singkat, dan fleksible.
-Manajemen memori otomatis yaitu kumpulan sampah memori sehingga dapat menghindari pencatatan kode.
-Tipe data dan operasi tingkat tinggi yaitu kecepatan pembuatan sistem aplikasi menggunakan tipe objek yang telah ada.
-Pemrograman berorientasi objek.
-Pelekatan dan perluasan dalam C.
-Terdapat kelas, modul, eksepsi sehingga terdapat dukungan pemrograman skala besar secara modular.
-Pemuatan dinamis modul C sehingga ekstensi menjadi sederhana dan berkas biner yang kecil.
-Pemuatan kembali secara dinamis modul Phyton seperti memodifikasi aplikasi tanpa menghentikannya.
-Model objek universal kelas Satu.
-Konstruksi pada saat aplikasi berjalan.
-Interaktif, dinamis dan alamiah.
-Akses hingga informasi interpreter.
-Portabilitas secara luas seperti pemrograman antar platform tanpa ports.
-Kompilasi untuk portable kode byte sehingga kecepatan eksekusi bertambah dan melindungi kode sumber.
-Antarmuka terpasang untuk pelayanan keluar seperti perangkat Bantu system, GUI, persistence, database, dll.
Kekurangan :
-Beberapa penugasan terdapat diluar dari jangkauan python, seperti bahasa pemrograman dinamis lainnya, python tidak secepat atau efisien sebagai statis, tidak seperti bahasa pemrograman kompilasi seperti bahasa C.
-Disebabkan python merupakan interpreter, python bukan merupakan perangkat bantu terbaik untuk pengantar komponen performa kritis.
-Python tidak dapat digunakan sebagai dasar bahasa pemrograman implementasi untuk beberapa komponen, tetapi dapat bekerja dengan baik sebagai bagian depan script antarmuka untuk mereka.
-Python memberikan efisiensi dan fleksibilitas trade off by dengan tidak memberikannya secara menyeluruh. Python menyediakan bahasa pemrograman optimasi untuk kegunaan, bersama dengan perangkat bantu yang dibutuhkan untuk diintegrasikan dengan bahasa pemrograman lainnya.


0 komentar:

Posting Komentar